ADVERTORIAL : Wali Kota Metro Tinjau Irigasi dan Drainase Penyebab Banjir

 

Wali Kota Metro, Wahdi Siradjuddin saat berbincang dengan warga yang bergerak membenahi saluran drainase.

Ramanews|Metro – Wali Kota Metro, Wahdi Siradjuddin meninjau sejumlah saluran irigasi dan drainase, yang diduga menjadi penyebab terjadinya luapan air saat terjadi hujan dengan intensitas curah yang tinggi.

Wahdi mengatakan saluran irigasi dan drainase mengalami pendangkalan akibat tertutup oleh lumpur dan sampah. Hal itu, yang menyebabkan saluran tersebut tidak mampu menampung debit air dalam jumlah besar, ketika hujan deras.

Rombongan pejabat Pemkot Metro yang sedang berbincang dengan petani, di tengah tinjauan ke lokasi saluran irigasi.
Wali Kota Metro meninjau tumpukan sedimen di saluran drainase.

“Saluran irigasi dan drainase ini mengalami pendangkalan. Jadi ketika hujan yang harusnya mampu menampung air, justru malah naik ke sawah dan jalan,” jelas Wahdi usai melakukan peninjauan, Selasa, (25/10/2022).

Dia mengungkapkan, selain terjadi pendangkalan, beberapa saluran drainase seperti misalnya yang ada di Jalan Budi Utomo, Metro Selatan, juga ambrol dan puing bangunannya menutup saluran drainase tersebut.

Wahdi menambahkan, Pemkot Metro akan sesegera mungkin melakukan langkah-langkah upaya membenahi infrastruktur drainase di Kota Metro, guna mengantisipasi terulangnya banjir seperti beberapa waktu lalu.

“Untuk solusi jangka pendeknya, nanti akan dilakukan normalisasi saluran irigasi dan drainase yang mengalami pendangkalan,” tandasnya.

Berdasarkan pantauan Ramanews tv, diketahui tinjauan tersebut dilakukan di wilayah Kecamatan Metro Pusat dan Kecamatan Metro Selatan sebagai tindak lanjut luapan air hujan yang menggenangi kawasan permukiman penduduk di kota setempat.

Peninjauan Wali Kota Metro itu mendapatkan antusias sejumlah warga. Salah seorang warga Kelurahan Tejoagung, Indra (38) mengatakan, wilayahnya acap kali mengalami kebanjiran, terlebih ketika hujan turun dengan intensitas curah yang tinggi. Hal ini diduganya karena aliran air yang menuju sungai di lingkungannya mengalami penyumbatan, sehingga meluap dan menggenangi area sekitar.

“Kalau hujan deras ya banjir di sini. Karena saluran drainase di sini kan buang airnya di sungai itu, sedangkan air sungainya meluap. Jadi balik lagi airnya dan menggenang. Kami berharap khususnya Pemerintah Provinsi Lampung, bisa mengeruk aliran sungai yang melintasi tempat kami,” keluhnya.

Senada dengan Indra, warga Kelurahan Hadimulyo Barat, Metro Pusat, Ahmad (55) juga antusias dengan kedatangan sejumlah pejabat ke wilayah sekitar tempat tinggalnya. Menurut Ahmad, ketika hujan deras turun, aliran sungai di lingkungannya juga kerap meluap sehingga menyebabkan banjir.

“Iya. Memang drainase di sini ini pembuangannya ya ke sungai itu. Ya, semoga pemerintah segera menemukan solusi agar ketika hujan turun, tidak terjadi banjir lagi,” tandasnya.(*)[ADV]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *