Nekat Jadi Bandar Sabu, Warga Dente Teladas Tuba Terancam Hukuman Mati

Ramanews| Tulangbawang – Satresarkoba Polres Tulang Bawang, berhasil menangkap seorang yang diduga bandar narkoba jenis sabu sabu di kampung Pendowo Asri, Kecamatan Dente Teladas, Kabupaten Tulang Bawang, ditangkap petugas dari Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Tulang Bawang, pada Rabu 8 Desember 2021 lalu.

 

Diketahui, terduga bandar narkotika itu berinisial SP als MM (52), warga kampung Pendowo Asri Kecamatan Dente Teladas, Tulangbawang.

 

“Rabu malam petugas kami berhasil menangkap seorang bandar narkotika jenis sabu saat sedang berada di rumahnya di Kampung Pendowo Asri,” Kata Kasatreskoba Tulangbawang, AKP Anton Saputra, saat dikonfirmasi Jum’at 10/12/2021.

 

Dari rumah pelaku, petugasnya berhasil menyita barang bukti (BB) berupa dua bungkus plastik klip ukuran besar dan kecil berisi narkotika jenis sabu 12,83 gram

Barang bukti yang berhasil diamankan Satresarkoba Polres Tulang Bawang, dari pelaku SP alias MM. Foto|Dok. Humas Polres Tulang Bawang.

Selain itu, barang bukti berupa dua buah plastik klip kosong ukuran besar, satu buah plastik klip yang di dalamnya berisi beberapa bungkus plastik klip kosong, timbangan digital, skop (sendok sabu), uang tunai Rp 550 ribu, dompet warna hitam, dompet kacamata, handphone (HP) merk Oppo warna merah dan HP merk Vivo warna biru, ikut diamankan polisi.

 

AKP. Anton Saputra juga menjelaskan, keberhasilan petugasnya dalam menangkap bandar narkotika jenis sabu tersebut, merupakan hasil penyelidikan di wilayah Kecamatan Dente Teladas, serta informasi yang didapat bahwa sebuah rumah yang ada di Kampung Pendowo Asri sering dijadikan tempat transaksi narkotika jenis sabu.

 

“Barang bukti yang diamankan, didapat dari rumah pelaku SP alias MM. Kini pelaku dan barang bukti telah diamankan tim Satresarkoba Polres Tulang Bawang, adapun sangkaan yang akan dikenakan terhadap pelaku, Pasal 114 ayat 2 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dengan Pidana paling ringan 20 tahun, dan maksimal pidana Mati.” Tandasnya.(*)[Hertika]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *