Breaking Ground Jalan Pattimura Metro Dijadwalkan Hari Ini, Warga akan Segera Nikmati Aspal Mulus
Ramanews.tv, Metro – Setelah sekian lama menanti, masyarakat Kota Metro, khususnya pengguna Jalan Pattimura di Metro Utara, akhirnya mendapat kabar yang dinanti-nantikan. Pemerintah Provinsi Lampung bersama Pemerintah Kota Metro akan segera melakukan groundbreaking atau peletakan batu pertama perbaikan ruas jalan yang selama ini menjadi langganan keluhan dan kecelakaan.
Kepastian itu disampaikan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kota Metro, Yani, mewakili Wali Kota Metro Bambang Iman Santoso.
“Iya, rencananya hari ini, Pak Gubernur akan melakukan groundbreaking ruas jalan Pattimura pukul 13.30 WIB,” ujar Yani saat dikonfirmasi, Senin pagi (11/5/2026).
Yani menjelaskan bahwa ruas jalan yang akan diperbaiki adalah Jalan Pattimura yang menghubungkan Kota Metro dan Kabupaten Lampung Tengah, sehingga kondisinya yang rusak parah selama ini sangat menghambat mobilitas warga dan distribusi logistik.
“Pengerjaan ini akan menggunakan konstruksi rigid beton yang diharapkan lebih tahan lama terhadap beban kendaraan berat dan cuaca ekstrem,” tambah Yani.
Pemerintah Provinsi Lampung sebelumnya telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp10 miliar untuk perbaikan Jalan Pattimura, setelah Gubernur Rahmat Mirzani Djausal meninjau langsung lokasi beberapa waktu lalu.
Informasi ini disambut lega oleh warga Metro, khususnya pengguna jalan yang setiap hari harus “berdamai” dengan lubang menganga, aspal mengelupas, dan genangan air.
“Kami sangat bersyukur. Semoga perbaikan ini benar-benar tuntas dan berkualitas, tidak asal-asalan seperti sebelumnya,” Kata Aktiana salah pengguna jalan.
Meski begitu, warga mempertanyakan sekema jalan alternatif yang akan digunakan, bila jalan Patimura ditutup. Metode pelaksanaannya di kerjakan per ruas atau sekaligus?
“Pengalihan jl. Alternatif di mana? kalau jl. Kartini dan jl Jawa digunakan untuk alternatif yang merupakan kewenangan jl kota Metro, bagaimana kompensasi terhadap kerusakan jalannya, karna pemkot sendiri tidak akan mampu menghalangi ODOL yang lewat jalan tersebut, kerena ini warga melakukan gotong royong terhadap perbaikan jalan itu,” Tandasnya.(*) [Abid]
